Tampilkan postingan dengan label Dunia Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Wanita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Agustus 2011

Tidur Wanita Lebih Lama Daripada Pria


Perbedaan jender ternyata juga ikut berpengaruh dalam hal kualitas tidur.

Kaum wanita tidur lebih nyenyak dan bangun lebih sedikit pada malam hari dibandingkan dengan pria. Mereka juga lebih bisa mengatasi efek kekurangan tidur yang dialami.

Perbedaan pola tidur ini mungkin menjelaskan mengapa wanita berusia lebih panjang daripada pria. Seperti diketahui, gangguan tidur diduga menjadi faktor risiko dalam penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular. Demikian ungkap para peneliti yang kini memfokuskan perbedaan pola tidur berdasarkan jender.

"Rata-rata wanita tidur lebih panjang daripada pria dan secara umum wanita lebih bahagia daripada pria. Kedua hal itu mungkin berkaitan," kata Daniel J Buysse, profesor psikiatri dari Universitas Pittsburgh, Amerika Serikat.

Kebanyakan orang tidur bersama pasangan mereka. Namun, penelitian menunjukkan, tidur bersama orang lain menyebabkan kita akan lebih sering terbangun dan tidur kurang nyenyak. Kendati begitu, mayoritas orang mengatakan, mereka merasa lebih nyenyak saat tidur di samping orang yang dikasihi.

"Rasa nyaman dan aman dari pasangan akan membuat tidur lebih nyenyak," kata Wendy M Troxel, peneliti dalam bidang tidur dan pernikahan.

Secara umum, pria dan wanita memiliki jam tubuh yang berbeda. Pria memiliki periode sirkadian 24 jam atau 6-11 menit lebih panjang daripada wanita. Meski perbedaan itu terlihat sedikit, efeknya akan berlipat ganda setiap hari. Karena memiliki jam sirkadian lebih pendek, kaum wanita tidur dan bangun lebih awal.

Dalam sebuah penelitian terhadap 1.506 orang, 30 persen wanita mengaku tidur delapan jam atau lebih pada hari kerja. Sementara itu, hanya 22 persen pria yang menjawab hal yang sama.

Penelitian lain menunjukkan, wanita rata-rata tidur 7 jam 43 menit pada malam hari atau 19 menit lebih lama daripada pria. Wanita hanya butuh 9,3 menit untuk terlelap dan pria memerlukan waktu 23,2 menit.

"Jam sirkadian yang panjang membuat pria sedikit lebih sulit memejamkan mata," kata Jeanne F Duffy peneliti dari Harvard Medical School, Boston.

Walau beberapa penelitian menyodorkan fakta tersebut, nyatanya cukup banyak wanita yang mengeluh mengenai tidur mereka dan mengatakan sulit memejamkan mata pada malam hari.

Menurut Buysee, wanita yang memiliki anak kecil memang sering merasa kekurangan tidur, padahal sebenarnya tidur lebih panjang dibandingkan dengan para ayah. "Banyak yang merasa kurang tidur karena mereka sering terbangun," katanya.

Riset juga menunjukkan, periode tidur gelombang lambat atau tidur dalam pada wanita lebih banyak. Periode tidur ini biasanya terjadi pada awal dan sangat penting untuk pembentukan daya ingat. Karena itu, wanita dianggap lebih mampu mengatasi dampak gangguan tidur.

Rabu, 17 Agustus 2011

7 Langkah Langsing Seusai Melahirkan


Tubuh kembali seperti saat sebelum hamil pasti menjadi dambaan setiap ibu setelah persalinan. Oleh karena itu, banyak para ibu baru yang ingin segera melakukan latihan agar berat badan kembali seperti semula.

Meski Anda memaksa diri untuk kembali beraktivitas seperti semula, akan lebih baik jika Anda menunda latihan sampai tubuh benar-benar siap. Berikut langkah-langkah untuk memulai latihan setelah Anda melahirkan.

1.Tak usah buru-buru
Kebanyakan dokter akan menyarankan Anda melakukan latihan setelah 4-6 minggu pascamelahirkan. Meskipun demikian, sebagian perempuan lain memiliki tubuh yang lebih cepat siap untuk berolahraga kembali. Jika Anda melahirkan melalui operasi caesar, Anda butuh waktu lebih lama untuk memulihkan diri. Percayalah, akan lebih baik bila Anda menunggu hingga tubuh Anda benar-benar siap. Latihan terlalu dini dapat menambah stres pada tubuh dan menyebabkan pemulihan diri memakan waktu lebih lama.

2.Dengarkan tubuh Anda
Jika selama kehamilan berlangsung Anda sudah rutin berolahraga, kemungkinan besar akan lebih mudah mengembalikan bentuk tubuh Anda seperti semula. Olahraga rutin memang akan sulit dilakukan jika selama kehamilan Anda mengalami kelelahan, mual, dan pusing yang berlebihan. Seusai melahirkan, Anda mungkin juga tidak bisa langsung latihan lagi. Bila hal ini terjadi, santai saja, dan dengarkan apa kata tubuh Anda. Dengan perencanaan yang matang, kekuatan Anda akan kembali.

3.Jangan lupa kegel
Kegel merupakan bagian dari latihan yang sangat penting pasca melahirkan. Latihan kegel beberapa kali sepanjang hari akan membantu mempercepat proses penyembuhan setelah dokter melakukan episiotomi (sayatan untuk memperlebar vagina saat proses keluarnya bayi). Latihan ini juga dapat menyembuhkan wasir dan membantu mengontrol kandung kemih.

4.Latihan inti Anda
Bagian inti dari tubuh Anda yang harus dipulihkan adalah bagian tengah yang mencakup otot perut, punggung bawah, dan otot perut bagian samping (obliques). Memulihkan area ini memang sangat penting mengingat bagian inilah yang tegang selama kehamilan dan melahirkan, terutama punggung bawah. Mengencangkan otot-otot sekitar punggung dan perut akan memudahkan Anda mengembalikan perut Anda ke ukuran yang normal. Anda dapat melakukannya dengan berbaring dengan kedua tangan di samping kepala, lalu telapak tangan menyentuh lantai. Lakukan gerakan ke atas dan ke bawah (seperti gerakan kayang) 15 kali dalam sehari.

5.Cobalah yoga
Berbeda dengan latihan yang lainnya, yoga membantu Anda lebih fokus dan menjaga suasana hati tetap tenang. Salah satu gerakannya, pigeon pose, dapat meregangkan otot samping kaki dengan meletakkan salah satu kaki ke kaki lainnya. Biasanya latihan ini terasa tidak nyaman bagi ibu yang sedang hamil dan pascamelahirkan. Jika Anda belum siap meninggalkan bayi Anda di rumah, Anda juga bisa mengikuti kelas yoga bayi. Dengan demikian, Anda bisa tetap bersama bayi Anda dan bertemu dengan ibu-ibu baru lainnya.

6.Jangan terpengaruh apa yang dilakukan seleb
Langsung bertekad mengurangi berat badan sebanyak-banyaknya setelah melahirkan bukan hal yang sehat walaupun Anda tidak menyusui. Anda masih memerlukan energi lebih untuk mengurus bayi Anda. Jika menyusui, Anda juga butuh banyak kalori untuk memproduksi ASI.

Sebenarnya, siapa sih yang mengharapkan Anda untuk sesegera mungkin menjadi kurus? Suami, keluarga, atau teman-teman? Rasanya tidak ada. Tak usah menganggap Anda sama seperti selebriti, yang langsung langsing beberapa minggu setelah melahirkan. Itu terjadi karena mereka biasanya memiliki "pasukan" khusus untuk membantu merawat bayi mereka. Para pengasuh ini dipekerjakan sepanjang waktu sehingga sang selebriti bisa latihan lima hari seminggu, tujuh jam sehari. Mereka tinggal mengikuti program dari personal trainer dan ahli gizi mereka.

7.Latihan dengan bayi
Dalam beberapa bulan pertama setelah melahirkan, waktu latihan tentu sulit didapat. Bahkan, meluangkan waktu untuk ke kamar mandi saja rasanya sulit sekali. Akan tetapi, setelah si kecil dapat duduk sendiri, Anda bisa melakukan beberapa latihan dengan bayi Anda, misalnya menggendongnya lalu berjalan lebih cepat atau naik-turun tangga. Kali ini si kecil yang berperan penting dalam program Anda menurunkan berat badan karena ia bisa berfungsi sebagai beban untuk tubuh Anda. Kalau sudah begini, tidak perlu lagi ke gim untuk memainkan alat bukan?

Selasa, 16 Agustus 2011

Olahraga Saat hamil Bermanfaat Bagi Jantung Bayi


Studi terbaru mengindikasikan, berolahraga selama hamil tidak hanya bermanfaat bagi jantung ibu, tetapi juga jantung si bayi yang dikandung.

Hasil penelitian menunjukkan, berolahraga secara teratur selama kehamilan dapat menurunkan rata-rata denyut jantung janin dan efek ini berlangsung selama sebulan setelah bayi lahir. Rata-rata denyut jantung yang rendah mengindikasi bahwa jantung bayi dalam keadaan yang sehat. Selain itu, berolahraga selama hamil dapat menjadi hal paling awal yang dapat ibu lakukan untuk meningkatkan kesehatan jantung anaknya setelah lahir.

"Efek dari olahraga yang dilakukan ibu saat hamil memengaruhi cara sistem saraf dan jantung berkembang. Bahkan, setelah bayi dilahirkan dan tak lagi terkena paparan dari olahraga yang ibu lakukan, Anda masih bisa melihat perbedaannya yaitu jantung bayi yang sehat ketika lahir", ujar Linda E. May, peneliti yang juga ahli fisiologi olahraga dan anatomi di Kansas City University of Medicine and Bioscience.

Dr. Sheila Dugan, profesor medikal fisik dan rehabilitasi dari Rush Medical College-Chicago berpendapat, manfaat olahraga selama kehamilan masih harus ditinjau lebih jauh. Ia mempertanyakan apakah manfaatnya akan berlangsung lebih dari sebulan dan apakah juga dapat menurunkan risiko mengidap penyakit kardiovaskular di kemudian hari.

Dan untuk mengetahuinya, Dugan memandang perlu adanya studi lebih lanjut dengan cara mengikuti perkembangan si bayi selama beberapa dekade dan kemudian melihat uji klinisnya, apakah timbul penyakit, seperti penyakit jantung.

Penelitian yang dilakukan May dan timnya melibatkan 61 ibu hamil. Riset dilakuakn dengan cara menilai fungsi jantung dari si Ibu juga janin selama dan setelah masa kehamilan. Para ibu hamil ini melakukan olahraga dengan tipe bervariasi antara lain adalah berjalan, berlari, dan angkat beban.

Wanita yang berolahraga setidaknya 30 menit sehari, tiga hari dalam seminggu memiliki janin yang rata-rata denyut jantungnya lebih rendah dibanding mereka yang tidak. Perbedaan yang dihasilkan ini masih terlihat sebulan setelah bayi dilahirkan.

"Belum jelas bagaimana olahraga selama hamil dapat memberikan keuntungan bagi jantung janin, tapi bisa jadi ada hormon atau faktor pertumbuhan yang dihasilkan oleh ibu selama berolahraga melewati plasenta dan merangsang perkembangan bayi," ujar May.

Hasil riset ini mendukung sejumlah penelitian sebelumnya yang menyatakan adanya manfaat olahraga selama kehamilan, mulai dari membantu meredakan nyeri punggung, menurunkan tekanan darah pada ibu hamil, dan memperbaiki mood. Jenis-jenis olahraga seperti berlari, latihan beban, dan renang relatif aman dilakukan oleh wanita yang selama kehamilannya sehat. Tetapi ada beberapa jenis olahraga yang membahayakan bayi, dan perlu dihindari seperti, scuba diving karena dapat menghalagi janin untuk mendapatkan oksigen.

Minum Kopi Dapat Mengurangi Resiko Diabetes


Minum empat cangkir kopi setiap hari diketahui akan menurunkan risiko seorang wanita menderita diabetes melitus hingga setengahnya. Meski begitu belum diketahui dengan jelas zat aktif apa yang berperan dalam mekanisme tersebut.

Kaitan antara kopi dengan penurunan risiko diabetes sebenarnya sudah lama diketahui para ilmuwan. Salah satunya adalah studi tahun 2004 yang dimuat dalam jurnal Diabetes Care. Disebutkan bahwa kafein tidak berbahaya untuk diabetesi karena menghalangi pemecahan glukosa.

Studi tahun 2006 terhadap 28.812 wanita menemukan wanita yang minum 6 cangkir kopi dekafein memiliki risiko diabetes 22 persen lebih rendah dibanding yang bukan peminum kopi.

Dalam sebuah penelitian terungkap bahwa kopi akan meningkatkan kadar hormon seks pengikat globulin dalam darah (sex hormone binding globulin/SHBG). Kadar SHBG yang tinggi diketahui akan menurunkan risiko diabetes melitus.

Penelitian teranyar yang dilakukan tim dari Universitas California, Los Angeles dan membandingkan riwayat medis dan kebiasaan minum kopi 359 wanita penderita diabetes dan 359 wanita sehat selama 10 tahun.

Ternyata wanita yang minum empat cangkir kopi setiap hari memiliki level SHBG lebih tinggi dan risikonya untuk menjadi diabetesi turun hingga 56 persen dibanding yang tidak minum kopi.

Jumat, 12 Agustus 2011

Tips Sederhana Merawat Kuku


Tak sulit merawat kuku dan tangan Anda, agar tetap cantik terawat. Bahan alami dari dapur Anda bisa dimanfaatkan untuk mempercantik dan merawat kuku, juga mengatasi kulit kering pada tangan. Simak cara perawatan dari pakar dan praktisi ternama dunia untuk mempercantik kuku dan tangan Anda.

Merawat kuku
"Bagi perempuan Perancis, mengonsumsi keju, kacang-kacangan, bawang putih, dan bawang merah sudah menjadi kebiasaan. Nyatanya, kebiasaan ini mampu merawat kuku cantik mereka," tutur Sylvie Beljanski, CEO Natural Source International, Ltd. Beljanski menambahkan, makanan tersebut mengandung vitamin yang berdampak pada kesehatan kuku juga rambut.

Selain mengasup makanan yang berdampak pada kecantikan kuku, Anda juga bisa memanfaatkannya sebagai produk kosmetik alami. Misalnya, untuk mengatasi kuku yang rapuh, Anda bisa menggunakan bawang putih.

"Cara lama bisa digunakan untuk mengatasi kuku rapu, yakni dengan mencampurkan bawang putih yang sudah dicincang, ke dalam botol pelapis dasar cat kuku. Cara ini bisa memperkuat kuku," jelas Tata Harper, praktisi kecantikan dari Colombia.

Merawat tangan yang kering
Kulit kering pada tangan menganggu penampilan. Ada cara sederhana mengatasi masalah ini.

"Kakek saya mengajarkan menggosokkan lemon pada kulit tangan yang kering," kata dermatologis asal Yunani Macrene Alexiades-Armenakas, MD. "Aromanya memang tak sedap, namun lemon melembabkan dan mengatasi kulit tangan yang kering, dalam sekejap. Saya sudah mempraktekkannya sejak kecil," tambahnya.

Perokok Wanita Lebih Beresiko Sakit Jantung


Meskipun sama-sama merokok, ternyata kaum wanita lebih berisiko untuk menderita penyakit jantung dibandingkan dengan pria. Bahkan, risikonya 25 persen lebih tinggi.

Walaupun mekanisme biologisnya belum jelas, para ahli menduga hal tersebut dipengaruhi oleh perbedaan respons biologis terhadap asap rokok dan jumlah asap rokok yang diisap.

"Mungkin wanita lebih banyak menyerap karsinogen dan racun lainnya dalam rokok dibandingkan pria," kata pemimpin penelitian, Rachel R Huxley, profesor epidemiologi di University of Minnesota.

Kesimpulan tersebut diambil setelah peneliti mengamati 2,4 juta perokok, yang 44.000 di antaranya terkena penyakit jantung. Hasilnya ditemukan bahwa wanita perokok memiliki risiko 25 persen lebih besar terkena penyakit jantung koroner daripada laki-laki yang merokok.

Para peneliti juga menemukan perbedaan dalam risiko untuk perokok laki-laki dan perempuan. Pada perempuan, risiko mendapatkan penyakit meningkat dua persen untuk setiap tahunnya.

Huxley mengatakan, ke depannya, mereka juga akan menguji apakah terdapat perbedaan risiko antara pria dan wanita yang merokok terkait komplikasi penyakit lainnya, seperti stroke.

Menurut Huxley, seperlima dari 1,1 miliar perokok di dunia adalah perempuan. Hasil analisis pada bulan Maret memperlihatkan, jutaan perempuan di negara berkembang berisiko mengidap penyakit dan kematian yang sebenarnya bisa dicegah.

Peningkatan pendapatan dan status politik juga dinilai menyebabkan kaum wanita untuk merokok lebih banyak. Oleh karena itu, kampaye anti-merokok untuk wanita dan pria perlu difokuskan.

"Wanita perokok menambah pertumbuhan pasar bagi industri tembakau dan kini mereka jadi sasaran pemasaran industri tembakau," ujar Dr Carolyn M Dresler, direktur program pengendalian tembakau dari Arkansas, AS

Rabu, 10 Agustus 2011

Kehadiran Buah Hati Bikin Hidup Jadi Sehat


Hampir setiap pasangan suami istri pasti mendambakan hadirnya sang buah hati. Namun, dalam beberapa situasi, ada sebagian pasangan yang sengaja menunda untuk mempunyai momongan. Namun, tahukah Anda bahwa kehadiran buah hati akan membuat hidup Anda lebih sehat.

Berikut ini sejumlah manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dengan kehadiran momongan di tengah-tengah kehidupan Anda:

1. Menurunkan tekanan darah Anda
Sebuah studi terbaru dari Brigham Young University menemukan bahwa
menjadi orangtua dapat membantu Anda menurunkan tekanan darah. Peneliti mengamati 200 pasangan yang telah menikah untuk memonitor tekanan darah selama 24 jam. Hasilnya, ditemukan bahwa pasangan yang mempunyai anak, tekanan darahnya secara signifikan akan lebih rendah dibandingkan mereka yang tanpa keturunan.

2. Kesehatan mental
Menurut kepercayaan yang berkembang di masyarakat saat ini, anak sering kali membuat orangtua menjadi stres karena kelakuan nakal mereka. Namun
, hasil penelitian di Mental Health Foundation, Taiwan, menunjukkan, kehadiran anak justru akan membuat orangtua terlihat lebih sehat secara mental. Sebuah organisasi baru telah mewawancarai 1.084 keluarga yang dipilih secara acak, dan ditemukan bahwa kesehatan mental dari keluarga yang tidak memiliki anak 6,4 poin lebih rendah dibandingkan mereka yang memiliki anak.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki anak lebih bahagia dan memiliki kepuasan emosional yang lebih besar dibandingkan mereka yang tidak memiliki anak," kata Tom Yang, peneliti utama studi tersebut.

3. Memperbarui pengetahuan
Siapa pun yang memiliki anak bisa membuktikan bahwa kata
-kata yang sering diucapkan seorang anak adalah "mengapa. Anak-anak pada dasarnya selalu mempunyai rasa ingin tahu yang besar, misalnya saja seperti, "Mengapa mata kucing bersinar saat malam hari?" "Kenapa bau begitu segar setelah hujan," dan lain sebagainya.

Sebagai orangtua, Anda tentu harus dapat menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan si kecil dengan sebuah jawaban yang masuk akal. Secara tidak langsung, Anda telah diarahkan untuk memoles pengetahuan dengan kembali mempelajari sesuatu.

4. Anak sebagai alasan
Banyak p
ria lajang yang sering mengeluh bahwa teman-teman mereka yang sudah menikah dan memiliki anak sangat sulit untuk diajak hang-out. Hal ini terjadi karena kebanyakan orangtua menggunakan anak-anak mereka sebagai alasan untuk menghindar dari kegiatan sosial yang tidak diinginkan.

5. Meningkatkan harga diri
Siapa pun yang memiliki anak pasti akan merasa bangga dan puas ketika anaknya memberikan suatu ucapan positif, misalnya, "Kau adalah ayah terbaik di seluruh dunia". Ucapan seperti ini pastinya akan memiliki efek mendalam pada harga diri Anda sebagai orangtua. Hal ini memungkinkan Anda untuk menyelesaikan segala bentuk pekerjaan, yang menurut perkiraan Anda sebelumnya tidak mungkin, menjadi mungkin.

6. Lebih bahagia
Para orangtua sudah sejak lama beranggapan bahwa sebuah keturunan akan membuat mereka jauh lebih bahagia. Baru-baru ini, ada sebuah studi yang mendukung klaim tersebut. Sebuah studi yang dilakukan Max Planck Institute for Demographic menemukan korelasi langsung antara kehadiran anak dan kebahagiaan orangtua di atas usia 40 tahun.

Peneliti menyurvei 200.000 orang di 86 negara antara tahun 1981 dan 2005 dan menemukan bahwa pada usia 40 tahun, orangtua dengan 1-3 anak merasa jauh lebih bahagia dibandingkan pasangan yang tidak memiliki anak. Bahkan ketika usia 50 tahun, orangtua yang memiliki anak akan lebih bahagia daripada pasangan yang tanpa anak. Temuan ini tidak mengherankan. Pasalnya, kebanyakan orangtua akan lebih mudah merawat anak ketika mereka tumbuh dewasa.

Sabtu, 06 Agustus 2011

Rahasia Orgasme pada Wanita


Sebuah penelitian menujukkan bahwa orgasme yang terjadi pada wanita mampu membuatnya merasa lebih bahagia, sehat dan santai. Benarkah?

Kebanyakan perempuan mengalami kesulitan mencapai orgasme. Bahkan beberapa di antaranya justru tak bisa orgasme sama sekali. Kini studi otak terbaru dapat mengungkap rahasia di balik orgasme perempuan.

Dengan menggunakan scanner untuk mengamati bagian otak perempuan yang menjadi aktif saat terangsang, peneliti menemukan ada dua jalur pada otak perempuan untuk mencapai orgasme.

Salah satunya aktif saat perempuan melakukan seks dan berfantasi dengan bantuan imajinasi. Sedangkan jalur lainnya aktif saat perempuan terlibat dalam hubungan fisik yang dirangsang oleh pasangannya.

Temuan ini terungkap dalam New Scientist yang merupakan hasil dua studi penelitian.Studi pertama pada perempuan tunggal (tanpa pasangan) dipimpin Dr Barry Komisaruk dari Rutgers University di New Jersey, dengan menggunakan analisis scan MRI untuk mempelajari peran imajinasi dan respon fisiologis pada perempuan dalam mencapai orgasme.

Dr Komisaruk menemukan aktivitas yang tinggi lebih pada 30 bagian otak, termasuk korteks prefrontal, yaitu daerah yang mengontrol fungsi-fungsi seperti pengambilan keputusan, pengendalian dan imajinasi.

Sebaliknya, ketika Janniko Georgiadis dan koleganya dari University of Groningen di Belanda melakukan eksperimen serupa untuk mengamati perempuan yang dirangsang oleh pasangan, mereka menemukan bahwa daerah otak yang sama (saat orgasme dengan imajinasi) tidak aktif selama orgasme dengan pasangan.

Hal ini menunjukkan bahwa orgasme yang terjadi dengan rangsangan pasangan tercapai karena adanya perubahan kesadaran. Ketidakmampuan untuk melakukan hal ini dapat membuat perempuan tak bisa mencapai klimaks atau orgasme.

"Saya tidak berpikir bahwa orgasme mematikan kesadaran, tetapi mengubahnya. Ketika Anda bertanya kepada orang bagaimana mereka memandang orgasme, mereka akan menggambarkan perasaan kehilangan kontrol," jelas Georgiadis, seperti dilansir Newscientist.

Kedua hasil studi itu menunjukkan bahwa otak perempuan memiliki jalur alternatif untuk mencapai kenikmatan seksual, apakah dengan imajinasi sendiri atau dengan pasangan.

Para ilmuwan yakin bahwa studi lebih lanjut tentang orgasme dan pada peran korteks prefrontal, bisa membantu perempuan yang mengalami kesulitan mencapai orgasme.

Dan Dr Komisaruk berharap penelitian lebih lanjut akan menawarkan pemahaman berharga tentang bagaimana orang bisa menggunakan pikiran untuk mengontrol sensasi fisik lainnya, seperti nyeri.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk melakukan penelitian serupa pada pria, tetapi terhambat oleh masalah teknis. Orgasme pada pria jauh lebih singkat dan beberapa perempuan mungkin akan terkejut menemukan bahwa pria hanya sedikit menggunakan otaknya selama hubungan seks.

ASI Belum Lancar?Jangan Khawatir,,,,


Kebahagiaan setelah melahirkan tentu makin lengkap jika proses menyusui berjalan lancar.

Namun tak semua moms mengalami "kemudahan" tersebut. Banyak pula yang mengalami ASI-nya tidak kunjung keluar.

Khawatir, takut, dan cemas memikirkan kondisi bayi? Jangan panik! Ikuti ulasan dari Dr Jeanne-Roos Tikoalu, SpA, IBCLC berikut.

Perlu Moms ketahui, sejak usia kehamilan 16 minggu atau berkisar empat bulan kehamilan, produksi ASI sudah mulai ada tetapi dihambat oleh kadar hormon kehamilan yang tinggi.

Baru, pada hari kedua atau ketiga pascapersalinan, kadar hormon kehamilan turun drastis dan hormon yang memengaruhi produksi ASI -hormon prolaktin- semakin dominan. Saat itulah ASI mulai dikeluarkan dari payudara. Dengan kata lain, secara alamiah payudara mulai membengkak pada hari kedua atau ketiga pascapersalinan.

Wajar, bila ASI belum lancar

Untuk awal proses menyusui si kecil, Dr Jeanne menyarankan sebaiknya tindakan IMD (Inisiasi Menyusu Dini) pascapersalinan dapat dilakukan agar isapan bayi pada payudara ibu memperlancar pembentukan dan pengeluaran hormon yang memroduksi dan mengeluarkan ASI.

Namun faktanya, seringkali para calon ibu mengira ASI belum ada, sehingga mereka tidak (mau) menyusui bayinya pada hari-hari pertama pascapersalinan. Padahal, hal ini justru akan memperlambat produksi ASI yang sudah ada untuk meningkatkan jumlahnya.

"Jadi wajar bila pada hari-hari pertama pascakelahiran, ASI belum banyak keluar. Aktivitas menyusui rutin yang dilakukan sang ibu akan membuat produksi ASI cepat meningkat sejalan dengan kebutuhan bayi yang semakin bertambah," jelas dokter yang berpraktik di RS Puri Indah ini.

Ketenangan ibu, kebahagiaan seorang ibu setelah berhasil melewati proses kehamilan dan persalinan akan membuat ibu tersebut merasa dihargai dan mendapat dukungan dari semua pihak di sekelilingnya. Dan semua kondisi tersebut ikut berperan dalam meningkatkan produksi ASI.

Penyesuaian lambung bayi

Bayi baru lahir biasanya dapat bertahan tidak mendapat asupan makanan dan minuman sampai tiga hari. Artinya, bayi masih mempunyai cadangan makanan yang cukup sampai ASI keluar. Tapi tentunya Moms tidak akan membiarkan si kecil dalam kondisi seperti ini, bukan?

Para peneliti menemukan bahwa pada hari pertama sampai hari ketiga lambung bayi baru lahir hanya memiliki kapasitas menampung berkisar lima sampai tujuh ml ASI setiap kali minum. Jumlah ini sesuai dengan jumlah kolostrum yang sudah tersedia dalam payudara ibu pada hari-hari awal pascapersalinan.

Tetesan-tetesan ASI pertama kali sampai hari kelima atau ketujuh berupa kolostrum, sudah cukup memenuhi kebutuhan bayi.

Ukuran lambung bayi baru lahir sampai usia hari ketiga diasumsikan sebesar kelereng. Hal ini perlu diketahui para ibu utamanya pada hari pertama kelahiran, di mana lambung bayi tidak dapat membesar untuk menampung banyak cairan seperti pada hari-hari berikutnya. Bayi cenderung akan muntah apabila mendapat minum banyak pada hari pertama setelah kelahirannya.

Seiring dengan bertambahnya usia bayi, kebutuhan cairan juga akan bertambah dan ukuran lambung pun akan bertambah. Antara hari kelima sampai hari kesembilan ukuran lambung bayi diasumsikan sebesar bola bekel dan pada hari ke-10 lambung bayi akan berukuran sebesar bola pingpong.

Kiat lancar memberi ASI:

1. Pascapersalinan apabila ibu dan bayi berada dalam kondisi baik, segera lakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini) untuk merangsang keluarnya kolostrum.

2. Puting yang datar atau masuk ke dalam bukan halangan bagi bayi untuk menyusu karena bayi menyusu bukan semata pada puting payudara.

3. Posisi dan perlekatan bayi ke payudara harus tepat. Agar lebih jelas, lakukan konsultasi kepada konselor laktasi atau dokter sehingga bayi dapat menyusu dengan baik dan menghindari puting menjadi lecet.

4. Sering berusaha menyusui bayi walaupun ASI 'belum keluar', karena isapan bayi akan mengirim sinyal ke otak ibu agar memroduksi dan mengeluarkan ASI.

5. Jangan lupa mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang. Utamanya, perbanyak minum, makan sayur dan buah-buahan.

6. Buang jauh-jauh pikiran negatif. Karena, terlalu stres atau memiliki kekhawatiran berlebihan akan memengaruhi produksi ASI. Atau, semakin moms stres memikirkan ASI yang tak kunjung keluar, maka semakin tak keluar pula ASInya.

7. Berpikir positif dan yakinlah bahwa Anda mampu memberikan ASI yang cukup. Keyakinan yang kuat akan membantu dalam pengeluaran hormon-hormon untuk memroduksi dan mengeluarkan ASI.

Lebih sukses menyusui dengan...

1. Lakukan pertemuan dengan para ahli yang mengetahui seluk-beluk ASI (konselor laktasi) sejak sebelum moms melahirkan khususnya pada kehamilan trimester kedua dan ketiga. Akan lebih baik kalau sejak usia remaja sudah mulai mendapat pengetahuan bagaimana proses pembentukan ASI berlangsung.

2. Dukung para moms yang mempunyai motivasi memberikan ASI eksklusif. Dukungan bukan hanya dari tenaga kesehatan tetapi dari orang terdekat yang berada di sekeliling Moms, seperti suami, orangtua, mertua, tetangga dan para sahabat.

3. Rasa bahagia, selalu mendapat dukungan, dan perasaan dapat menjadi wanita seutuhnya merupakan hal-hal yang bisa memperlancar produksi ASI selain kegiatan rutin menyusui dengan posisi dan perlekatan yang baik dan benar. Semberian ASI adalah proses pembelajaran, baik bagi si ibu -proses belajar menyusui- maupun bagi bayi (proses belajar menyusu). Jangan jadikan proses laktasi sebagai suatu paksaan. Melainkan, nikmati proses tersebut selama Moms mau dan mampu memberikan ASI untuk bayi Anda tercinta.

4. Proses pemberian ASI adalah proses pembelajaran, baik bagi si ibu - proses belajar menyusui -maupun bagi bayi- proses belajar menyusu. Jangan jadikan proses laktasi sebagai suatu paksaan. Melainkan, nikmati proses tersebut selama moms mau dan mampu memberikan ASI untuk bayi Anda tercinta.

Jumat, 05 Agustus 2011

4 Trik Tidur untuk Kulit Lembut


Mengencangkan dan melembutkan kulit wajah ternyata tak harus diperoleh melalui suntikan botox atau sederet krim antipenuaan. Anda juga bisa memiliki kulit lembut dengan merawatnya setiap malam. Simak 4 tips tidur berikut demi kulit lembut dan indah.

1. Bantal satin

Gantilah sarung bantal katun Anda menjadi satin. Katun memang lebih nyaman dan adem tetapi material satin membantu kulit wajah Anda meluncur di bantal sementara di bahan katun cenderung terlipat dan kusut.

2. Gunakan kaus kaki dan sarung tangan

Banyak wanita yang ingin kulit lembut melakukan ritual mengoleskan body lotion ke tangan dan kaki sebelum tidur. Tetapi mereka sering melupakan hal yang paling penting, memakai sarung tangan dan kaki untuk menjaga manfaat pelembab tetap berada di kulit.

3. Tidur telentang

Tidur tengkurap atau menyamping kurang begitu baik untuk kulit karena mempercepat timbulnya kerutan. Bila Anda tidak terbiasa tidur telentang cobalah meletakkan bantal di bawah lutut agar lebih nyaman.

4. Posisi kepala lebih tinggi

Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi daripada kaki akan mengurangi efek sembab pada mata. Bonus lainnya, tidur dalam posisi tersebut akan mengurangi ngorok. Anda bisa menumpuk dua bantal atau mengganjal kaki tempat tidur bagian kepala agar lebih tinggi.

Kamis, 04 Agustus 2011

Studi: Gangguan Makan Pemicu Sulit Hamil

Wanita yang tengah merencanakan kehamilan namun tak kunjung mengandung perlu menilai ulang kebiasaan makannya.

Penelitian terbaru menunjukkan, wanita dengan riwayat gangguan makan harus berjuang ekstra agar mengandung.

Wanita yang pernah mengalami gangguan makan dua kali lebih mungkin membutuhkan perawatan kesuburan. Demikian hasil sebuah studi pada lebih dari 11.000 ibu di Inggris, seperti dikutip stasiun berita BBC. Selama studi, tim peneliti menanyakan tentang sejarah gangguan makan, dan sikap wanita terhadap kehamilan hingga paruh pertama kehamilan.

Studi ini menemukan, sebanyak 39,5 persen wanita dengan riwayat bulimia atau anoreksia membutuhkan waktu lebih dari enam bulan untuk hamil. Mereka juga lebih mungkin membutuhkan perawatan kesuburan yakni 6,2 persen dibandingkan 2,7 persen pada populasi normal.

"Calon ibu harus mencari bantuan awal untuk mengenali gejala gangguan makan. Mereka juga mungkin membutuhkan dukungan selama dan setelah kehamilan," kata para peneliti King College London dan University College London dalam Jurnal Internasional Obstetri dan Ginekologi.

Namun yang cukup mengejutkan, wanita yang memiliki riwayat acak anoreksia justru memiliki peluang kehamilan lebih tinggi.

Peneliti utama Dr Abigail Easter dari Institut Psikiater di King College, mengatakan, "Penelitian menyoroti bahwa ada resiko kesuburan yang terkait dengan gangguan makan.

"Namun, tingginya tingkat kehamilan yang tidak direncanakan pada wanita dengan riwayat anoreksia menunjukkan bahwa wanita meremehkan kesempatan mereka untuk hamil," kata Easter..

Selain itu, masa kehamilan merupakan waktu yang menyulitkan bagi penderita gangguan makan. Maka, saran Easter bagi wanita yang merencanakan kehamilan, idealnya harus mengobati gejala gangguan makan mereka sebelum konsepsi, dan para profesional kesehatan harus mempertimbangkan gangguan makan ketika menilai kesuburan dan memberikan pengobatan.

Maria George, dari badan amal gangguan makan mengungkapkan gangguan makan bahkan menciptakan masalah kesehatan dalam jangka panjang.

"Gangguan makan adalah penyakit serius yang menghilangkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Dan ini memiliki konsekuensi pada kesehatan dalam jangka panjang

Depression During Pregnancy Child Growth Inhibitory

A recent study showed that babies born to mothers who are depressed, especially in developing countries, has a 40 percent risk of having underweight or stunted growth than those born to mothers who are mentally well.


"Our analysis shows a positive and significant relationship between depression in pregnant women of child growth disorders in developing countries," said an analyst in the monthly bulletin of the World Health Organization (WHO).

Even thought, the problem of poor growth of children will become more serious in pregnant women who experience more severe depression. Besides the issue of depression, estimated about 15-57 percent of pregnant women in poor countries vulnerable to conflict in marriage and domestic violence.

This analysis is based on 17 studies that looked at almost 14,000 mothers and children in some countries such as Africa, Asia, South America and the Caribbean. Including Brazil, India and Nigeria.

"Now we are in a critical period, after seeing the results of research in 17 developing countries are. This is the first case based on the number of cases," said Pamela Surkan from the Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health.

According Surkan, inadequate growth in childhood can lead a child to grow short, low education levels, reduced productivity and greater risk of disease.

"Pregnant women who are depressed always been associated with less responsive parenting. And the possibility to provide breast milk will be lower or shorter," said Surkan.

According Surkan, to prevent the depression of pregnant women in developing countries, can be tricked by providing social support, conduct group therapy or home visits, and notification of information by the common people.

It is thought quite effective, and has been shown to help reduce maternal depression symptoms in some countries such as China, Jamaica, Pakistan, South Africa and Uganda.

Rabu, 03 Agustus 2011

Best Sleeping Positions during Pregnancy


Prospective mothers, start now try to always fall asleep with the position facing to the left, why? Therefore, a study conducted in New Zealand have suggested that sleep is facing the left during late pregnancy may help pregnant women avoid the risk of infant death.

Previously, researchers from the University of Auckland membendingkan 155 women who failed during labor and experiencing a healthy pregnancy. Known, to sleep on my stomach facing the right or to have twice the risk of causing the baby died at birth, but it only applies to four of 1,000 pregnancies if the bed is facing the left.

When the bed is facing the left, blood flow will go more smoothly for infants because the main blood vessels mothers regardless of the weight of the uterus.

"There are many factors associated with stillbirth including obesity, maternal age, ethnicity, congenital abnormalities, and placental conditions. However, some amount of unexplained," said Daghni Rajasingam of the Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, as quoted by the BBC. This study has been published in the British Medical Journal in June 2011

Minggu, 31 Juli 2011

Garpu Dapat mengurangi Porsi Makan


Porsi besar yang biasa disediakan di restoran biasanya membuat kita cenderung makan lebih banyak. Namun, ada siasat agar membatasi makanan kita yakni dengan gigitan yang lebih besar.
"Kami meneliti pengaruh ukuran gigitan kecil jika dibandingkan dengan gigitan besar pada jumlah keseluruhan makanan yang dikonsumsi," tulis peneliti Arul Mishra, Himanshu Mishra dan M. Tamara Master dari University of Utah, Salt Lake City.

Mereka melakukan penelitian di sebuah restoran Italia yang populer. Mereka menggunakan dua ukuran garpu untuk memanipulasi ukuran menggigit dan menemukan bahwa pengunjung yang menggunakan garpu berukuran besar, makan lebih sedikit jika dibandingkan dengan garpu kecil. Hasil studi itu juga telah dimuat dalam Journal of Consumer Research edisi Juli 2011.

"Ukuran garpu yang lebih besar ternyata membuat porsi makan menjadi lebih sedkit," kata salah satu peneliti. Para peneliti pun menguji kesimpulan ini dengan memvariasikan jumlah makanan. Mereka menemukan bahwa pengunjung yang makan menggunakan garpu kecil akan makan dalam porsi lebih sedkit secara signifikan jika dibandingkan dengan garpu besar.

Ketika pelanggan disajikan dalam porsi kecil, ukuran garpu tidak memengaruhi porsi makanan. Hal itu pun berlaku ketika uji coba dilakukan secara medis di laboratorium.

Sabtu, 30 Juli 2011

Jangan Lakukan Ini saat Diet


Tubuh indah dan ideal bagitu menggoda kaum perempuan. Tak heran untuk urusan melangsingkan berat badan kaum Hawa ada di deretan paling depan.

Berbagai macam diet pun dicoba. Namun, beberapa jenis diet ternyata perlu diwaspadai. Berikut beberapa diet yang sangat berbahaya bagi tubuh Anda.

Makanan mentah

Mengonsumsi makanan mentah didasarkan pada usaha untuk memporoleh mayoritas kalori dari makanan yang tidak diproses dan dimasak.

Para pelaku diet jenis ini percaya bahwa mengonsumsi makanan yang sudah diolah dengan suhu di atas 46-47C akan menghancurkan enzim-enzim yang memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan.

Meskipun sebagian besar setuju bahwa yang terbaik adalah mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang diproses secara minimal, sebenarnya mengolah makanan melalui proses yang benar dapat meningkatkan kandungan gizinya, terutama phytonutrient, dan menghentikan aktivitas bakteri yang tidak menyehatkan.

Human chorionic Gonadotropin (HCG)

Ini adalah diet dengan jumlah kalori yang sangat rendah (500 – 800 kalori per hari) ditambah dengan suntikan hormone kehamilan, human chorionic gonadotropin (hCG). Diet mana pun yang menurunkan kalori hingga di bawah 1.000 kalori sangatlah tidak aman, terutama bagi pemula.

Dan, Anda akan kehilangan banyak berat badan meskipun sudah mendapatkan suntikan milk shake. Tentu saja, peraturan emas dalam diet adalah semakin cepat berat badan Anda turun, maka akan semaking cepat pula Anda mendapatkannya kembali.

Selain itu, para ilmuwan tidak mengetahui apakah hCG aman untuk disuntikkan ke dalam tubuh di saat tubuh kita tidak memproduksinya secara alami.

Diet sup kubis

Berlawanan dengan rumor yang beredar, jenis diet ini tidak direkomendasikan oleh Asosiasi American Heart (AHA); Rumah Sakit Sacred Heart Memorial di Spokane, Washington; atau oleh organisasi kesehatan manapun. Faktanya, AHA dan organisasi lainnya menganjurkan untuk mengendalikan tren diet ini.

Meskipun ada beberapa versi, semuanya merupakan siklus tujuh hari didasarkan pada mengonsumsi semua jenis sup kubis “pembakar lemak” (campuran dari kubis, wortel, seledri, tomat, merica, dan bawang). Karena terdiri dari banyak sayuran yang mengandung cairan dan nutrisi, maka jenis diet ini tidaklah seburuk diet lainnya.

Bagaimanapun, jika Anda menikmati makanan ataupun menikmati hidup ini, Anda tidak akan bisa bertahan pada jenis diet manapun yang melarang untuk mengonsumsi kelompok makanan tertentu atau bergantung pada satu atau dua makanan super untuk jangka waktu yang lama.

Ear Stapling

Tren yang relatif baru ini berdasarkan pada teori para ahli akupuntur bahwa suatu area dari telinga dapat mengatur nafsu makan Anda. Prosedurnya serupa dengan menindik telinga, tapi tekanan konstan pada “perut” telinga Anda akan membatasi nafsu makan Anda.

Tidak ada penelitian yang menyatakan adanya hubungan antara ear stapling dengan turunnya berat badan. Tapi ada banyak bukti bahwa hal tersebut dapat menyebabkan infeksi serius dan perubahan bentuk.

Jika yang Anda perlukan adalah mengontrol nafsu makan Anda, maka lebih baik Anda mencoba mengonsumsi sesuatu yang dapat bekerja dengan lebih baik, seperti mengonsumsi lebih banyak buah-buahan dan sayuran dibandingkan dengan jenis makanan lainnya.

Cegah Kanker Payudara Dengan Makanan Berserat


Penelitian di China baru-baru ini mengemukakan, perempuan yang banyak konsumsi serat lebih kecil kemungkinannya menderita kanker payudara dibanding mereka yang makan sedikit serat.

Riset ini memang tidak secara langsung membuktikan serat sebagai penurun risiko kanker. Namun, bagaimanapun, wanita yang mengonsumsi banyak serat secara keseluruhan mereka lebih sehat dibandingkan yang tidak makan serat sama sekali.

Menurut para peneliti dari Soochow University, orang yang melakukan diet tinggi serat memiliki kadar hormon estrogen lebih rendah. Hormon estrogen memang dikenal sebagai salah satu faktor risiko pemicu tumor payudara.

Dalam risetnya, peneliti mengombinasikan 10 studi sebelumnya yang mengamati pola diet perempuan. Sekitar 710.000 perempuan dalam studi ini dipantau selama tujuh sampai 18 tahun untuk melihat risiko mereka mengidap kanker.

Hasilnya, diketahui bahwa sebanyak 2,4 persen perempuan mengalami kanker payudara. Namun, di kalangan perempuan yang menempati posisi lima teratas (paling banyak mengonsumsi serat), risiko mereka 11 persen lebih kecil untuk terkena kanker payudara.

Beberapa literatur merekomendasikan, perempuan setidaknya membutuhkan 25 gram serat per hari, sedangkan laki-laki harus mencukupi 38 gram serat per hari.

"Meningkatkan asupan makanan berserat adalah sangat penting artinya demi kesehatan masyarakat," ungkap tim peneliti dari China yang memublikasikan temuannya dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Sementara itu, Dr Eleni Linos dari Stanford University, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, menilai bahwa efek mengonsumsi serat bagi penurunan risiko kanker relatif kecil.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Christina Clarke, ilmuwan dari Cancer Prevention Institute of California in Fremont. "Meskipun hubungan antara risiko kanker payudara dan serat sangat kecil, tetapi serat adalah sesuatu yang kita tahu sangat sehat bagi setiap orang," ujarnya.

Menurut Clarke, diet tinggi serat sangat baik dalam mengontrol kolesterol dan penurunan berat badan. "Akan tetapi, jika ternyata konsumsi serat dapat mengurangi risiko kanker, itu akan menjadi bonus tambahan," kata Clarke.

Perempuan Tak Boleh Khitan

Tahun 2007, Kementerian Kesehatan mengeluarkan larangan medikalisasi sunat (khitan) perempuan oleh petugas kesehatan. Pelarangan itu bukan hanya selaras dengan ajaran Islam, tetapi juga kaidah kesehatan modern.

Konferensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan Organisasi Kesehatan Dunia di Kairo, Mesir, 1994, melarang khitan bagi perempuan. Alasannya, khitan merusak dan membahayakan organ reproduksi perempuan.

Pelarangan itu mendapat respons keras dari Majelis Ulama Indonesia melalui Keputusan Fatwa Nomor 9A Tahun 2008. Menurut MUI, khitan bagi perempuan adalah makrumah (memuliakan) dan pelarangan khitan bagi perempuan dianggap bertentangan dengan syiar Islam.

Kemkes merespons fatwa MUI itu dan mengeluarkan Peraturan Menkes Nomor 1636 Tahun 2010 yang menyetujui dan mendorong pelaksanaan khitan perempuan. Permenkes ini bahkan merinci tahap demi tahap yang harus dilakukan agar praktik sunat bagi perempuan dilakukan dalam rangka perlindungan perempuan; dilakukan sesuai dengan ketentuan agama, standar pelayanan, serta standar profesi untuk menjamin keamanan dan keselamatan perempuan yang disunat.

Secara historis, praktik khitan bagi perempuan telah ada sebelum agama Islam lahir. Khitan perempuan menjadi tradisi di banyak masyarakat. Berdasarkan riset Population Council, di Indonesia, khitan perempuan dilakukan di berbagai daerah, seperti Banten, Gorontalo, Makassar, Padang Sidimpuan, Madura, Padang, Padang Pariaman, Serang, Kutai Kartanegara, Sumenep, Bone, Gorontalo, dan Bandung. Alat untuk menyunat adalah pisau (55 persen), gunting (24 persen), sembilu (bambu) atau silet (5 persen), jarum (1 persen), serta sisanya sekitar 15 persen pinset, kuku atau jari penyunat, koin, dan kunyit. Caranya adalah dengan pemotongan klitoris, yaitu insisi (22 persen) dan eksisi (72 persen) menggunakan gunting, serta mengerik dan menggores klitoris (6 persen) menggunakan bambu atau silet.

Praktik khitan bagi perempuan menimbulkan banyak korban, umumnya karena pendarahan. Penulis Mesir Nawal el Sadawi banyak menulis tentang kematian gadis dan anak perempuan akibat praktik ini. Penelitian International Planned Parenthood Federation tahun 2001 menyebutkan, dampak khitan sangat beragam, seperti depresi, nyeri saat berhubungan seksual, mengurangi kenikmatan seksual, infeksi saluran kemih, radang panggul kronik, frigiditas, pendarahan, dan kematian.

Hak sama

Ayat yang senantiasa dijadikan rujukan hukum atas sunat bagi laki-laki dan perempuan adalah QS An-Nahl:123, yang artinya ”Kemudian Kami wahyukan kepadamu agar mengikuti millah Nabi Ibrahim.” Menurut KH Husein Muhammad dari Pondok Pesantren Darut Tauhid, Cirebon, tidak ada pakar tafsir yang mengaitkan ayat tersebut dengan kewajiban khitan bagi perempuan. Sebaliknya, ayat tersebut tengah membicarakan hal-hal pokok dalam doktrin agama, seperti tentang keyakinan tauhid dan cara manasik haji Nabi Ibrahim. Para pakar tafsir klasik sekalipun, seperti Al-Qurthubi, menjelaskan, ayat tersebut berkenaan dengan perintah kepada Nabi Muhammad untuk ikut manasik haji Nabi Ibrahim.

Al-Thabari mengatakan, ayat itu intinya memerintahkan Nabi Muhammad membebaskan diri dari penyembahan terhadap berhala dan kepasrahan kepada Tuhan. Fakhr al-Din al-Razi mengemukakan, maksud ayat itu adalah Tuhan memerintahkan Nabi Muhammad mengikuti metode Nabi Ibrahim dalam menyampaikan dakwah tentang kemahaesaan Tuhan (tauhid), yakni dengan cara halus, lembut, memudahkan, dan argumen rasional, sebagaimana ditunjukkan Al Quran dalam ayat-ayat lain.

Menurut Yusuf al-Qardhawi, perujukan ayat di atas sebagai dasar perlunya khitan bagi perempuan adalah alasan mengada-ada (takalluf) dan memaksakan. Ayat tersebut bicara lebih luas dan mendasar daripada sekadar khitan. Lebih lanjut, Qardhawi juga berargumen, apabila khitan menyakitkan secara fisik dan psikologis, membuat perempuan terhalang memperoleh hak fitrahnya, tindakan itu haram.

Pertanyaan kemudian, mengapa khitan bagi perempuan sering kali dipaksakan masyarakat? Michel Foucault menyebut, tubuh perempuan adalah obyek kuasa masyarakat patriaki. Melalui tubuh perempuanlah budaya patriarki bermain untuk mengontrol dan menguasai orang lain atas tubuhnya.

Seksualitas perempuan dikekang dengan khitan ketika organ terpenting dalam relasi seksual dihilangkan.

Kesempatan harus diberikan kepada perempuan untuk mengartikulasikan seksualitasnya, sama seperti kesempatan yang diberikan kepada laki-laki karena perempuan dan laki-laki diciptakan dari substansi (nafs) yang sama (QS An-Nisa:1). Bahkan, relasi setara telah disebutkan dalam QS Al-Baqarah:187, yakni istri adalah pakaian bagi suami dan demikian sebaliknya.

Karena itu, sejak 1959, Mesir melarang khitan bagi perempuan. Adalah mufti Mesir, Syeikh Ali Gom’ah, yang mencetuskan fatwa haram khitan bagi perempuan. Mufti besar Al-Azhar, Muhammad Sayyed Thanthowi, juga mendukung fatwa tersebut.

Senin, 25 Juli 2011

Diet Gampang Bikin Emosi?

Cobaan saat sedang berdiet ternyata tidak hanya gampang merasa lapar, melainkan juga mudah naik darah alias marah-marah.

Biasanya, Anda mungkin akan berpikir bahwa emosi yang mudah naik ini disebabkan rasa lapar. Namun, studi terbaru yang dimuat dalam Journal of Consumer Research mengatakan bahwa letupan kemarahan dan mood yang mudah berubah itu ternyata disebabkan Anda sedang menahan diri. Iya, maksudnya menahan diri supaya tidak melahap makanan yang "dilarang" saat diet. Tepat sekali!

"Sikap menahan diri yang sering dilakukan orang-orang yang sedang berdiet terbukti dapat membuat mereka jadi lebih berlaku agresif terhadap orang lain. Itu sebabnya, orang yang sedang diet biasanya mudah tersinggung serta marah," kata David Gal, peneliti dari Northwestern University; dan Wendy Liu dari University of California, San Diego.Selain itu, para peneliti juga menemukan, orang yang sedang berusaha menahan diri cenderung menonton film yang temanya seputar kemarahan dan lebih tertarik untuk melihat gambar-gambar orang dengan ekspresi marah.

Kesimpulannya, bila memang Anda ingin menjalankan pola makan tertentu untuk hidup lebih sehat, sebaiknya hal itu dilakukan dengan sukarela dan hindari beranggapan Anda sedang menahan diri untuk menyantap makanan yang tidak sehat.

"High Heels" Sebabkan Migrain?

Memang benar high heels membuat kaki terlihat lebih indah dan postur tubuh lebih tinggi. Akan tetapi, penggunaan sepatu bertumit tinggi ini juga menimbulkan nyeri pada kaki, bahkan disebut-sebut menyebabkan migrain.

High heels memang benar menyebabkan nyeri kaki atau nyeri punggung, tetapi Ketua National Headache Foundation, Amerika, Dr Seymour Diamond, menampik anggapan sepatu bertumit tinggi memicu migrain.

"Hampir 50 tahun saya berpraktik, tetapi tidak pernah menemui kasus migrain pada pasien gara-gara memakai high heels," katanya. Menurut dia, stres lebih berperan besar memicu migrain.

Diamond menjelaskan, biasanya high heels hanya dipakai pada momen yang penting, misalnya saat akan melakukan presentasi atau menghadiri pesta. Acara-acara yang penting itu sering kali menimbulkan kecemasan atau stres sehingga timbul migrain.

Nyeri kepala yang disebabkan migren terjadi pada satu bagian kepala, berdenyut-denyut, bahkan menyebabkan rasa ingin muntah. Rasa nyeri yang intens juga bisa menyebabkan penderita menjadi sensitif pada cahaya dan suara.

Meski belum ada bukti ilmiah penggunaan high heels akan menyebabkan migrain, diakui Diamond, cukup banyak wanita yang menderita migrain mengatakan, penggunaan sepatu bertumit tinggi bisa menambah rasa nyeri.

"Banyak yang menyarankan agar penderita migrain sebaiknya menghindari high heels karena tekanan otot bisa merambat ke tulang belakang dan menyebabkan nyeri kepala," kata Dr Jane Andersen, anggota American Podiatric Medical Association.

Sabtu, 23 Juli 2011

Janin Dapat Merasakan Stres Ibu

Ibu hamil sangat disarankan untuk bersikap tenang dan rileks karena stres yang dirasakan ikut dirasakan janinnya.

Saat stres tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol dan ini ikut berdampak pada tumbuh kembang janin.

Bila ibu mengalami stres tinggi dan berlangsung lama, misalnya karena kekerasan dalam rumah tangga, reseptor hormon stres akan menyebabkan perubahan biologi pada janin. Perubahan ini bisa mengakibatkan kelak si anak akan sulit mengatasi stresnya sendiri.

Paparan stres sejak dalam kandungan ini juga berkaitan dengan gangguan perilaku dan mental di usia dewasa.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Translational Psychiatry. Penelitian tersebut berskala kecil dan dilakukan pada 25 wanita dan anak-anak mereka yang berusia antara 10-19 tahun. Dalam penelitian ini para wanita tersebut hidup dengan stres yang konstan saat hamil karena menerima perlakuan kasar dari suaminya.

Akan tetapi para peneliti juga menyebutkan hasil penelitian ini belum sampai pada kesimpulan karena faktor lain mungkin berkontribusi, misalnya lingkungan di mana anak tumbuh besar.