Klub Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 lebih banyak menambah pemain asing saat jendela transfer. Bursa transfer paruh musim lebih banyak dimanfaatkan untuk transaksi amunisi impor. Transaksi pemain asing pada bursa paruh musim sudah ditutup 28 Februari lalu. Namun, bursa pemain lokal baru ditutup Rabu (16/3).
Sampai kemarin total pemain masuk berjumlah 20 pemain dan 16 di antaranya legiun asing.
Perekrutan pemain lokal hanya dilakukan Sriwijaya FC (SFC), Persijap Jepara, dan Bontang FC. SFC menambah dua nama lokal, Rezha Gusti Fahlevi dan Jajang Mulyana. Nama terakhir adalah pemain pinjaman dari Pelita Jaya.Sampai kemarin total pemain masuk berjumlah 20 pemain dan 16 di antaranya legiun asing.
Lalu untuk Persijap, mereka mengikat gelandang Bona Simanjuntak. Bontang mendatangkan Arnoldy Polii. Jumlah tersebut akan bertambah bila Persija Jakarta sudah mendaftarkan dua amunisi dalam negeri, Alan Martha dan Jendri Pitoy.
Dari 15 anggota ISL 2010/2011, revisi amunisi dilakukan sembilan klub termasuk Persija. SFC sementara tercatat sebagai klub yang paling royal merekrut amunisi tambahan dengan total empat nama. Suntikan tiga darah segar masing-masing dilakukan Persijap, Persib, dan Pelita Jaya.
Bontang dan Persela Lamongan menambah dua nama. Juara bertahan Arema hanya memasukan nama asing Golian Roman. Golian diplot sebagai suksesor Pierre Njanka yang memilih gabung klub Liga Primer Indonesia (LPI) Aceh United.
”Klub banyak mengganti pemain asing. Beberapa pemain asing baru ternyata memiliki kualitas berbeda di lapangan. Rata-rata klub pada awal musim memakai rekaman sebagai referensi. Beberapa klub saat ini juga melengkapi kuota lima asing,” ungkap Sekretaris Tim Persija Ferry Indra Syarief, kemarin.
Bursa transfer tengah musim ini bisa dikatakan lesu, meski masih menyisakan waktu lima hari untuk perekrutan pemain lokal. Transfer paruh musim ini mengalami penurunan sekitar 69%. Klub tampaknya tidak akan mengubah komposisi lokal secara signifikan, meski kesempatan bongkar pasang masih terbuka.
Pada ISL 2009/2010, transfer melibatkan 92 pemain. Klub menambah kekuatan baru 63 nama, rinciannya 38 amunisi impor lalu sisanya lokal. Selain arus masuk, total pemain yang keluar mencapai 29 nama dan 19 di antaranya asing.
Ferry menambahkan, Persija baru menyelesaikan sign kontrak Alan Martha pada Rabu (9/3).
”Kami tetap menambah pemain lokal. Komposisi tim sebenarnya cukup ideal untuk bersaing di putaran kedua. Kami kemarin sudah tanda tangan kontrak dengan Alan dan secepatnya akan didaftarkan. Untuk Jendri, kepastian kontraknya akan ditentukan Sabtu (12/3) besok. Ada beberapa klausul kontrak yang awalnya clear, tapi ternyata dibicarakan ulang,” lanjutnya.
Persija saat ini baru mengumpulkan nilai 26 dari 14 laga. Laga pembuka putaran kedua klub berjuluk Macan Kemayoran dilakukan saat menjamu Persiba Balikpapan pada Minggu (13/3). Bambang ’Bepe’ Pamungkas dkk harus bersaing dengan Arema, Semen Padang,dan pemimpin klasemen Persipura Jayapura untuk memperebutkan tiket juara musim ini.
Nasib tragis justru dimiliki SFC, yang menambah empat pemain baru. Laskar Wong Kito, julukan SFC,baru mengumpulkan nilai 23 dari 16 laga. Mereka gagal mendapatkan angka pada laga pasca jeda kompetisi. SFC kalah 0-1 dari Pelita Jaya,lalu ditaklukkan Semen Padang, 1-2.
”Kami sudah menghabiskan anggaran Rp3 miliar untuk mengontrak pemain baru di jeda musim ini. Total pembiayaan pemain mencapai Rp 18 miliar. Tapi, kami akan melakukan pengurangan tiga pemain. Saat ini jumlah pemain SFC membengkak menjadi 33, padahal kuotanya hanya 30. Sebelum Rabu (16/3), eliminasi sudah dilakukan,” tandas Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Augie Bunyamin. (wahyu argia/sindo)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar