Selasa, 21 Juni 2011

Payudara Malinda 'Diobok-obok'

Tersangka kejahatan perbankan dan pencucian uang nasabah, Inong Malinda Dee (47), telah melewati proses operasi bedah plastik. Operasi berlangsung 6 jam.

"Jadi pelaksanaan operasi tadi malam sudah dilakukan, jadi operasinya informasi yang saya terima berjalan pada malam hari, dari pukul 22.00 - 04.00 WIB dinihari," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar, di Markas Besar Polri, Jakarta, Selasa (21/6/2011).

Proses operasi yang berlangsung tengah malam ini dilakukan oleh tim dokter dari Rumah Sakit Siloam, Karawaci, Banten, dan RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta. "Tim dokter bedah sekitar enam orang," kata Boy.

Operasi bedah plastik ini dinyatakan berhasil dan berjalan lancar. "Informasi terakhir hasilnya baik," kata Boy. Malinda akan melalui masa pemulihan selama satu minggu di RS Siloam dan kemudian dipindahkan kembali ke RS Polri.

Boy belum dapat memastikan apakah operasi bedah plastik pada payudara pembobol dana nasabahnya sendiri senilai Rp17 miliar ini, akan dilakukan kembali atau sudah dinyatakan cukup.

Mantan senior relationship manager Citibank ini menderita radang payudara, akibat implantasi payudara yang dilakukannya pada 2009 lalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar